Dinamika dan Tantangan Dinamika dan Tantangan Bank Sampah Caraka dalam Partisipasi Masyarakat di Desa Hajimena
DOI:
https://doi.org/10.23960/nengahnyappur.v5i1.84Keywords:
Bank sampah, Partisipasi Masyarakat, Pengelolaan SampahAbstract
Permasalahan sampah di Desa Hajimena masih menjadi tantangan karena rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengolah sampah rumah tangga. Kehadiran Bank Sampah Caraka menjadi langkah penting untuk mendorong perubahan perilaku dengan menawarkan sistem tabungan sampah yang bernilai ekonomis serta wadah pembelajaran bagi warga. Melalui kegiatan pemilahan, penimbangan, dan sosialisasi rutin, program ini berupaya membangun kebiasaan baru dalam pengelolaan sampah berbasis komunitas. Namun, dalam pelaksanaannya masih muncul berbagai hambatan, seperti kurangnya motivasi warga, minimnya sosialisasi, fasilitas yang belum memadai, pencatatan manual, serta kurangnya dukungan pemasaran dan informasi melalui media sosial. Situasi ini menunjukkan perlunya penguatan organisasi, edukasi berkelanjutan, serta kerja sama dengan pemerintah desa, sekolah, dan mitra industri daur ulang agar Bank Sampah Caraka dapat berkembang secara optimal. Upaya kolaboratif dan pemanfaatan teknologi menjadi kunci dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dan mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih baik di Desa Hajimena




