Pembangunan Biru (Blue Development) untuk Kesejahteraan Petani: Penyuluhan Partisipatif di Tiyuh Gedung Ratu Kabupaten Tulang Bawang Barat

Authors

  • Vito Frasetya Universitas Lampung
  • Nadya Amalia Nasoetion Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

DOI:

https://doi.org/10.23960/nengahnyappur.v5i1.102

Keywords:

Blue Development, Mina Padi, Pemberdayaan Masyarakat, Tulang Bawang Barat, Penyuluhan Pertanian

Abstract

Kabupaten Tulang Bawang Barat memiliki potensi ekosistem perairan berupa bawang (rawa) dan aliran sungai yang secara historis telah menopang kehidupan masyarakat tani dan nelayan. Namun, pengelolaan sumber daya air dan lahan pertanian masih dilakukan secara terpisah, sehingga potensi sinergisnya belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga Tiyuh Gedung Ratu tentang konsep Pembangunan Biru (Blue Development), meliputi sistem Mina Padi, pentingnya menjaga kualitas air sungai, dan penguatan peran kelompok tani sebagai wahana partisipasi. Kegiatan dilaksanakan pada 21 Mei 2026 di Balai Tiyuh Gedung Ratu, Kabupaten Tulang Bawang Barat, diikuti 30 warga. Evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test dengan 10 butir soal. Hasil menunjukkan rerata skor pre-test 52,4 meningkat menjadi 78,6 pada post-test, dengan peningkatan (N-gain) sebesar 55,0% yang termasuk kategori sedang-tinggi. Seluruh peserta menyatakan ketertarikan untuk menerapkan inovasi Mina Padi dan berkomitmen menjaga kebersihan sungai di lingkungan masing-masing.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-06-21

How to Cite

Frasetya, V., & Nasoetion, N. A. (2026). Pembangunan Biru (Blue Development) untuk Kesejahteraan Petani: Penyuluhan Partisipatif di Tiyuh Gedung Ratu Kabupaten Tulang Bawang Barat. Nengah Nyappur, 5(1), 1–10. https://doi.org/10.23960/nengahnyappur.v5i1.102

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.